Wednesday, September 7, 2011

Elemen/unsur uji hipotesis

Beberapa elemen/unsur yang digunakan dalam uji hipotesis adalah:

1.     Hipotesis Nol (H0), yaitu teori tentang nilai dari satu atau lebih parameter populasi. Teori ini biasanya menyajikan pernyataan status quo (dianggap benar), yang kita terima, sampai pernyataan tersebut dibuktikan salah.
2.   Hipotesis Alternatif (Ha/H1), yaitu teori yang kontradiktif/bertentangan dengan H0, dan menyajikan sesuatu yang kita terima apabila ada cukup bukti untuk menyatakan kebenarannya. Hipotesis ini biasanya yang didukung oleh fakta atau percobaan yang dilakukan.
3.      Statistik Uji, yaitu statistik sampel yang digunakan untuk memutuskan apakah kita akan menolak atau menerima H0.
4.    Daerah Penolakan, yaitu nilai numerik dari statistik uji dimana hipotesis nol ditolak. Daerah penolakan dipilih sedemikian sehingga probabilitas a akan memuat statistik uji bila H0 benar (sehingga bersesuaian dengan kesalahan tipe I). Nilai a biasanya dipilih kecil (0.01 atau 0.05) dan dikenal sebagai tingkat signifikansi uji (level of sifnificance).
5.  Asumsi, yaitu pernyataan yang jelas mengenai asumsi-asumsi yang dibuat berhubungan dengan populasi.
6.      Eksperimen dan Perhitungan Statistik Uji, yaitu penentuan nilai numerik dari statistik uji.
7.      Kesimpulan, yaitu hasil akhir yang diperoleh. Ada dua kesimpullan yang mungkin:
a)     Jika nilai numerik/hasil perhitungan statistik uji jatuh pada daerah penolakan, maka kita akan memperoleh H0 dan menyimpulkan bahwa Ha benar.
b)     Jika nilai numerik statistik uji tidak jatuh pada daerah penolakan maka kita tidak akan menolak hal itu (H0).

Jenis tipe kesalahan dalam uji hipotesis ditampilkan dalam tabel di bawah ini:

Kesimpulan
Kebenaran
H0 Benar
Ha Benar
Menerima H0
(diasumsikan H0 benar)
Keputusan benar
Kesalahan tipe II
(probabilitas b)
Menolak H0
(diasumsikan H0 benar)
Kesalahan tipe I
(probabilitas a)
Keputusan benar















Kesalahan tipe I dibuat hanya jika hipotesis alternatif diterima dan kesalahan tipe II dibuat hanya jika hipotesis nol diterima.

No comments: